Tidak mau berlama lama, Ibu Novita Hardini, SE., ME., langsung bekerja pasca dikukuhkan kembali menjadi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Trenggalek. Sehari pasca pengukuhan, perempuan yang juga menjadi Anggota DPR RI itu melakukan kunjungan kerja di 2 Kecamatan sekaligus di Trenggalek. Ini menjawab komitmennya pasca dilantik langsung bekerja untuk masyarakat, Senin (3/3/2025).
Kedatangannya untuk melakukan penguatan Dasawisma sebagai pioneer kemandirian pangan di rumah-rumah warga. Caranya dengan mendorong setiap rumah tangga untuk bisa memanfaatkan pekarangan kosong di rumahnya menjadi lahan untuk menanam buah dan sayuran.
Harapannya tanaman buah dan sayur yang ditanam dapat memenuhi kebutuhan bahan makanan keluarga mereka. Syukur-syukur selain pemenuhan kebutuhan rumah tangga, juga bisa menambah penghasilan keluarga dengan gerakan memanfaatkan pekarangan. Penguatan Dasawisma ini, PKK Trenggalek akan membagikan bibit buah dan sayur serta benih ikan kepada warga masyarakat.
Gerakan pemanfaatan pekarangan untuk tanaman pangan ini, berawal dari rasa keprihatinan Ketua Tim Penggerak PKK Trenggalek menyikapi harga-harga kebutuhan pangan yang semakin mahal. Seperti halnya harga cabai yang saat ini lebih dari Rp. 100 ribu.
Berbekal dari rasa keprihatinan ini, anggota komisi VII DPR RI itu bergerak cepat dengan jajarannya di PKK untuk membuat program gerakan pangan lestari ini. Dengan harapan warganya mampu mencapai kemandirian pangannya sendiri.
"Hari ini PKK dengan Dinas terkait melakukan pembinaan ketahanan pangan, melalui Program PKK Ketahanan Pangan Lestari. Harapan saya target Kabupaten Trenggalek untuk bisa mandiri pangan bisa tercapai di akhir 2025 mendatang," katanya.
Sehingga kita bisa, sambung perempuan energik itu "menjadi pensuplai sayur mayur. Memberikan makanan-makanan yang bergizi kepada masyarakat. Utamanya bisa mensupport kegiatan Makan Siang Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Trenggalek. Dan memberdayakan dari sisi ekonomi masyarakat-masyarakat lokal yang ada di Kabupaten Trenggalek," imbuhnya.
Mensukseskan program ini, Ketua TP-PKK Trenggalek itu akan berkeliling 14 kecamatan selama bulan Ramadhan. "Teknisnya akan dibina langsung oleh mbah lurah dan di akhir kita akan melakukan evaluasi dan monitoring kepada Dasawisma-Dasawisma yang kita beri tugas menjadi pengampu program. Mereka harus punya indikator mampu untuk memberdayakan 10 sampai 20 rumah di bawah binaannya," tutupnya.
Kunjungan pertama, Master of Economic UINSATU itu di lingkungan Desa Senden, Kecamatan Kampak. Selanjutnya Ketua TP PKK ini mengunjungi Dasawisma Sumbreng Abadi, Dusun Bungur Kecamatan Munjungan.
#PKKTrenggalekMeroket
(TP-PKK Kabupaten Trenggalek, disadur dari Prokopim)