
Suasana riuh ramai terjadi di SMAN 1 Munjungan menyambut kedatangan Ibu Novita Hardini, SE., ME., anggota DPR-RI Dapil VII Jawa Timur. Kedatangan perempuan yang juga anggota Komisi VII itu dalam rangka menyemangati para generasi muda saat ini untuk bisa berdaya.
Perempuan yang juga menjabat Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Trenggalek, mencoba mendorong sekolah yang ada di Kabupaten Trenggalek bisa menyiapkan siswanya untuk tidak hanya untuk dunia kerja formal saja, melainkan juga potensi-potensi lain di luar sektor non formal.
"Hari ini saya ingin mendorong kepala sekolah, pihak sekolah untuk bisa perhatian lebih kepada menyiapkan masa depan masyarakat melalui dunia pendidikan. Anak-anak yang bersekolah di SMKN 1 Munjungan ini untuk dunia kerja yang tidak hanya formal saja," katanya, Kamis (12/2).

Masih menurutnya, "ada pekerjaan di industri-industri non formal yang juga punya potensi besar, yang mana anak-anak muda hari ini itu bisa masuki. Seperti yang saya sampaikan industri kreatif seperti gaming, perfilman maupun animator. Itu punya potensi besar, bahkan perfilman itu ada banyak, mulai dari talentanya, skrip writernya, penulis, bahasa, sastra dan sebagainya. Kemudian juga digital marketingnya, aktor atau aktrisnya," imbuhnya.
Maka dari itu saya mendorong pihak sekolah memiliki ekstrakurikuler yang memang menyiapkan siswa-siswa di tingkat SMA atau SMP untuk bisa berakting. Mungkin di teater atau ektrakurikuler yang menyiapkan ketrampilan siswa di bidang koding. Ini menjawab kebutuhan tantangan kedepan nantinya.
Kemudian kedatangan saya tentu dalam rangka menyemangati anak-anak muda yang bersekolah, yang sedang mencari jati dirinya, yang melawan rasa malas dan rasa ketakutan mungkin terhadap masa depan yang masih abu-abu.

"Jadi kedatangannya menyemangati karena saya pernah muda. Bagaimana bisa berkarir sedini mungkin sehingga itu bisa memupuk pengalaman berharga. Semakin kita pakai diri kita untuk bekerja, tidak hanya pengalaman yang kita dapat, tapi itu juga keterampilan yang mengasah otak. Tidak hanya menerima pembelajaran dalam bangku sekolah saja, tapi ketika kerja di dunia nyata untuk melatih kita lebih detil berpacu dengan peraturan di kantor yang saya pastikan itu bisa lebih berpengaruh bagi masa depan mereka," tutupnya.
Mengikuti kegiatan ini Rea Destasari, salah satu siswa SMAN 1 Munjungan menyambut baik kegiatan ini. Menurutnya mereka banyak belajar dari Ibu Novita Hardini mengenai potensi ekonomi dari platform digital. "Kegiatan ini mengubah cara pandang kami bagaimana Gen Z bisa berdaya dan bagaimana melawan rasa malas," katanya.

Kami mengajak, sambung siswa kelas X itu menambahkan "teman-teman siswa SMAN 1 Munjungan untuk melawan rasa malas untuk bermain media sosial, sehingga kegiatan kita bisa lebih positif lagi," tandasnya.
#PKKTrenggalekMeroket
(TP-PKK Kabupaten Trenggalek, disadur dari Prokopim)